BANDUNG, POPULINE – Sebuah gitar, kecintaan terhadap alam, dan lagu yang tersimpan selama delapan tahun akhirnya bertemu dalam satu momen. Arys Buntara, owner Roemah Kentang Bandung, resmi merilis single “Di Puncak Aku Merindu” pada 1 Agustus 2026.
Bagi Arys, lagu tersebut bukan sekadar single baru. Ada perjalanan panjang di balik proses kelahirannya. Lagu yang kini mulai diperkenalkan kepada publik itu ternyata telah dibuat sekitar delapan tahun lalu.
Selama bertahun-tahun, Arys hanya menyimpan lagu tersebut dan sesekali membawakannya sambil memainkan gitar. Keinginan untuk merilisnya baru benar-benar menemukan jalan ketika ia bertemu dengan teman-teman pemain band yang dianggap cocok untuk mengembangkan musiknya.
“Lagu ini sering saya bawakan sambil main gitar. Ketika ketemu teman pemain band, akhirnya cocok,” kata Arys.
Berawal dari Melihat Anak Muda Naik Gunung
Inspirasi “Di Puncak Aku Merindu” justru datang dari hal yang sederhana. Arys mengaku sering melihat anak-anak muda melakukan aktivitas pendakian.
Dari kebiasaan tersebut, muncul keinginan untuk membuat lagu yang dekat dengan kehidupan para pendaki. Ia membayangkan lagu tersebut bisa menjadi teman perjalanan sekaligus lagu yang memiliki ikatan emosional dengan komunitas pecinta alam.
“Saya sering melihat anak-anak muda yang naik gunung. Saya ingin lagu ini menjadi hymne bagi mereka,” ujar Arys.
Karena itu, lagu ini memang dipersembahkan untuk para pecinta alam. Arys ingin pendengar tidak hanya menikmati musik, tetapi juga mendapatkan suasana yang membuat mereka lebih dekat dengan alam.
“Pesannya agar merasakan alam,” ucapnya.

Ada Sosok yang Dirindukan di Balik Lagu
Meski mengambil latar imajinasi tentang perjalanan dan alam, “Di Puncak Aku Merindu” tetap memiliki sisi personal.
Arys memaknai judul lagu tersebut sebagai sebuah persembahan sekaligus pernyataan dari seseorang kepada orang yang paling dicintainya.
Sosok sang istri menjadi inspirasi utama dalam sisi emosional lagu. Namun, Arys tidak menjadikan pengalaman pribadi sebagai satu-satunya sumber cerita. Ia mengakui bahwa lirik lagu tersebut lebih banyak dibangun melalui imajinasi.
Dengan cara itu, pendengar diberikan kebebasan untuk menemukan makna mereka sendiri.
Bagi seseorang, “Di Puncak Aku Merindu” mungkin bercerita tentang pasangan. Bagi yang lain, bisa saja tentang keluarga, sahabat, atau seseorang yang sudah lama tidak ditemui.
Musik yang Dibuat Senyaman Mungkin
Untuk musiknya, Arys tidak ingin menghadirkan sesuatu yang terlalu rumit. Ia lebih memilih beat yang ringan dan nyaman sehingga lagu bisa dinikmati dalam berbagai suasana.
“Enak beat-nya saja,” ujarnya.
Konsep sederhana tersebut justru menjadi bagian dari daya tarik lagu. Arys ingin “Di Puncak Aku Merindu” dapat menemani pendengar ketika melakukan perjalanan, menikmati alam, ataupun sekadar duduk santai sambil membiarkan pikiran berimajinasi.
Menurutnya, musik memiliki kemampuan untuk membawa seseorang masuk ke suasana tertentu.
“Lagu ini akan membawa imajinasi jadi bisa nyaman,” tutur Arys.
Delapan Tahun yang Akhirnya Terbayar
Perjalanan delapan tahun menjadi bagian penting dari cerita single ini. Selama itu, Arys tidak memaksakan lagu tersebut untuk segera dirilis.
Ia memilih menunggu hingga menemukan orang yang tepat untuk membantu menghidupkan sisi musikalnya.
Kini, penantian tersebut berakhir. “Di Puncak Aku Merindu” telah menjadi karya yang bisa dinikmati lebih luas, terutama oleh mereka yang memiliki kedekatan dengan alam dan memahami arti sebuah kerinduan.
Arys berharap lagunya dapat menjadi teman bagi para pendaki.
“Semoga lagu ini, khusus bagi pecinta alam, bisa menemani naik gunung,” harapnya.
Pada akhirnya, “Di Puncak Aku Merindu” tidak hanya menawarkan cerita tentang gunung dan perjalanan menuju puncak. Lagu ini juga mengajak pendengar untuk berhenti sejenak, menikmati alam, membiarkan imajinasi berjalan, dan mengingat seseorang yang mungkin sedang dirindukan.
Setelah delapan tahun menunggu, Arys Buntara akhirnya membiarkan “Di Puncak Aku Merindu” menemukan pendengarnya. Dan mungkin, setiap pendengar akan menemukan puncak kerinduannya sendiri lewat lagu tersebut.
